Mungkin Nanti, Rey.

diarymilks
Chapter #3

Surat dalam Artikel

Artikel 1: DPR Batalkan Revisi UU Pilkada 2024.

Artikel 2: Mahasiswa Teriakan Kemenangan Karena UU Pilkada DiBatalkan.

Artikel 3: Pilkada 2024, Tetap Ikuti Keputusan MK.

Artikel 4: Aksi Anarkis Mahasiswa vs Polisi.

"Jes, artikel 1,2,3 udah oke semua," ucap Bu Niar memberikan tumpukan dokumen artikel itu di meja Jessika, "Tapi artikel 4, cek lagi epilognya, itu apa yah maksudnya? gak nyambung."

"Saya tulis sesuai materi dari Kak Anna sih Bu."

"Ya, kamu jangan asal tulis dong! Ditelaah, itu nyambung enggak! pastiin dulu ke Anna! Terus revisi!"

Bu Niar pergi sambil menggerutu kerja anak tahun 2000an benar-benar buat istiqfar.

Jesika langsung buru-buru cek karena ia memang langsung copy paste draft yang Anna buat tanpa cek lagi. Jesika terkekeh tidak percaya saat baca surat itu. Surat cinta? Buat siapa? Jesika langsung telepon Anna yang sedang liputan di Ragunan Blok M.

"Kak, ini artikel 4, ada surat di akhir materi, itu bagian dari epilog artikel?" tanya Jesika nahan ketawa.

"Ha? maksudnya gimana?" bingung Anna.

"Nih, di langit Jakarta yang ku tatap ada rindu yang ku titip. Jika.."

"EHH, JES, JES, ITU SALAH JES, HAPUS AJA JESS! HAPUS!!"

Jessika langsung jauhkan handphonenya karena suara Anna kencang banget.

"Oke! Oke!" Jesika langsung akhiri panggilan dan ketawa banget.


-----


Lihat selengkapnya