MUSEA

Oleh: ushiomoonie

Blurb

Rami tidak berniat untuk menyukai siapapun.

Dan hal itu tidak bisa diatur sesukanya.

Semua berawal dari rekaman suara seorang lelaki yang sedang berpuisi.

Hanya percakapan singkat, bertukar tatap, dan kenyamanan di antara jeda.

Rami tak mampu melabeli perasaannya.
Dan Abdinawa pun tak memaksa.

Namun, tentunya semuanya perlu kepastian.
Apakah perasaan itu perlu diperjuangkan? Atau cukup dikenali sebagai bagian dari prosesnya memahami diri sendiri?

Lihat selengkapnya