Raina dan Guntur semakin dekat, sudah lebih dari sebulan. Semua siswa lain di sekolah juga sudah tahu kedekatan mereka.
Puncaknya saat ekstra Pramuka hari ini, Guntur terlihat mengajak Raina ke belakang sekolah dengan membawa sebungkus cokelat SilverQueen kesukaan Raina.
Siswa lain yang kepo, diam-diam membuntuti mereka dan bersembunyi di balik pagar belakang sekolah agar tidak ketahuan.
"Na," Guntur menatap Raina intens sembari mengulurkan cokelat yang ia bawa sejak tadi, "mungkin ini terlalu cepat, tapi menurut aku ini adalah waktu yang tepat. Aku nggak akan banyak basa-basi karena kamu tahu aku nggak bakat soal itu. Jadi, kamu mau nggak jadi pacar aku?"
Gemuruh sorak-sorai dari balik pagar riuh terdengar.
"Terima! Terima!" Suara teriakan semakin kencang terdengar.
Raina tertunduk malu, jujur ini adalah momen yang paling ia tunggu dan akhirnya terwujud juga.
"Iya, aku mau," balas Raina lirih. Wajahnya sudah bersemu merah karena malu.
"Ciyee..."