My Sweet Enemy

Yuli Yastri
Chapter #9

Bab 9

"Gimana? Enak, 'kan?" tanya Mesya sambil tersenyum sok manis.

Suci dan Mikaila terpaksa mengunyah dan menelan pisang goreng itu, lalu mengangguk berjamaah sambil membalas senyuman sang teman.

"Iya, enak, kok." Mereka menjawab dengan kompak.

"Tentu saja enak, gini-gini gue itu pinter masak!" Mesya berkata demikian dengan percaya diri yang tinggi.

"Udah enggak usah basa-basi, langsung aja, bukannya tadi elu bilang mau curhat!" kata Suci penasaran.

"Iya, elu mau curhat apa, sih? Tentang crush elu, ya?" Mikaila menebak sambil tersenyum miring.

"Crush apaan? Gue enggak punya crush. Gue cuma mau cerita kalau tadi di rumah sakit gue ketemu sama Azfar," ungkap Mesya antusias.

"Wah, serius lu? Terus gimana? Elu udah minta maaf sama dia belum?" tanya Mikaila menyelidik.

Ketika Mesya akan menjawab, Suci malah mengeluarkan iPhone dari tasnya. "Bentar, Girls, kita dari tadi belum foto bareng. Foto dulu, yuk!"

"Oke, ciss!" Mesya langsung bergaya memonyongkan bibirnya dan Mikaila bergaya sambil memegang piring berisi pisang goreng.

"Masyarakat, eh, masyaallah kita cantik banget," ucap Mikaila sembari melihat hasil jepretan sang teman.

"Iya, tapi sayang kita pada jomblo!" cetus Suci. Ketiga sahabat itu pun langsung tertawa lepas.

Kemudian, Mesya lanjut menjawab pertanyaan dari Mikaila yang tadi sempat tertunda. "Gue udah minta maaf sama Azfar, tapi habis itu, gue malah menggeplak kepala dia di depan kakaknya. Dan elu tau gak siapa kakaknya?"

"Siapa? Sukirman? Sudirman? Susanto? Suparno?" Mikaila menebak.

"Bukan, Njir, kakaknya cewek. Dia dokter favorit gue dari zaman kuliah. Gimana coba nasib gue besok, gue enggak berani ketemu sama dia. Gue malu banget," ungkap Mesya seraya meraup wajah. Rasa malu atas kejadian tadi pagi masih sangat terasa olehnya. Ia pun menangis karena saking malunya.

Di saat seperti itu, Suci malah mengarahkan ponsel ke arah gadis berkulit putih tersebut, lalu menjepret kameranya. "Foto lagi, ciss!"

Raut wajah Mesya yang semrawut pun spontan berubah menjadi tersenyum manis sembari mengibas rambut, saat difoto oleh sang teman. 

"Gimana hasil fotonya? Cakep, 'kan?" tanya Mesya yang membuat Mikaila seketika membuang napas berat.

"Ya, elah ... sempet-sempetnya lu lagi galau berpose kayak gitu!" cetus gadis yang namanya sedang naik daun sebagai influencer tersebut.

"Oh, harus, dong. Ingat moto hidup kita dulu, 'kan? Kita harus tetap cantik dan cetar menggelegar dalam keadaan apapun!" kata Mesya sembari kembali mengibas rambutnya.

"Of course! Gue masih ingat. Oh, iya, ngomong-ngomong soal cantik, gue ada janji sama dokter kecantikan. Gue mau di-endrose sama dia. Ikut, yuk, sekalian nyobain treatment di sana, biar gue sama si Suci yang bayarin elu!" ajak Mikaila kepada Mesya.

Lihat selengkapnya