Bel istirahat baru saja berbunyi. Seluruh murid laki-laki sudah keluar dari kelas. Hampir separuh murid perempuan juga keluar kelas. Menyisakan Ani dan beberapa murid perempuan lainnya. Para sahabat Ani memilih untuk tetap tinggal di bangku masing-masing. Ani bosan berada di dalam kelas, ia berjalan lunglai menuju balkon depan pintu kelasnya, melewati beberapa siswi yang sedang asyik menertawakan sesuatu. Mereka adalah Rosma, Rika, Astri, Dian dan Yuli.
Kelima perempuan yang sedang tertawa-tawa geli itu mengundang perhatian Ani. "Kenapa nih cewek-cewek kalem pada ketawa? Ketawanya kok pada sok imut banget. Si Ros sambil nutup mulutnya. Si Rika sama Astri sambil megangin perut. Si Dian sambil nutupin mulut pake punggung tangan. Cuman si Yuli yang ketawa lebar.
Ani pun memundurkan langkahnya mendekati kelima teman sekelasnya itu. Ia bertanya karena penasaran, "Ada apa sih?"
"Gak ada gak ada." Jawab Rika sambil terus tertawa dan mengabaikannya.
"Rapi bangeeettt. Necis dia." Kata Astri.
"Eh eh liat deh jalannya tegap banget. Lucu." Kata Rosma.
"Iya ih iya." Sahut keempat gadis lainnya.
"Culun banget." Kata Rosma sambil terus tertawa, matanya memandang kepada keempat temannya.