"Buat sepuluh contoh kalimat menggunakan majas personifikasi!" Perintah Pak Deri.
Semua murid langsung fokus pada buku tugas masing-masing. Ani membaca sekali lagi pengertian majas personifikasi di buku paketnya. Ia memperhatikan contoh-contoh kalimat yang diberikan oleh buku paketnya, kemudian berpikir untuk mengarang kalimatnya sendiri.
"Rasa pedas dari kuah bakso yang bercampur banyak cabai itu menggigit-gigit lidahnya." Tulis Ani. Satu kalimat didapatnya dari hasil berpikir.
"Udara malam yang dingin ini sangat menusuk kulitnya, sehingga ia mempercepat langkahnya agar lekas sampai di kamar kosnya." Ani menuliskan kalimat kedua.
"Putaran baling-baling kipas angin itu meniup-niupkan udara panas yang terjebak di dalam kamar sempit itu ke tubuh si wanita muda." Kalimat ketiga didapatnya.
"Air bah dari luapan sungai itu melahap habis semua benda yang dilaluinya." Ia sudah sampai di kalimat keempat.
"Jaket sang kekasih yang melekat di tubuh si gadis terasa bagaikan pelukan erat sang kekasih, sehingga bisa meringankan rasa rindu si gadis pada kekasihnya yang berada jauh di perantauan." Ani mendapatkan lagi kalimat kelima.