Keesokan harinya di rumah keluarga Aksara.
Adrestia mengunci dirinya siang hari itu di kamar. Dia sudah berpesan pada ketiga anggota keluarganya untuk tidak mengganggunya untuk beberapa hari ke depan di mulai dari hari ini. Percayalah, Adrestia dapat melihat wajah penuh curiga Papanya dan kembarannya, namun Mamanya yang baik hati menyelamatkannya dengan menyuruhnya untuk cepat-cepat masuk kamar untuk mengerjakan tugasnya itu.
Saat naik ke atas, Adrestia dapat mendengar sedikit keributan.
"Anak itu mencurigakan, Denisa! Kenapa kamu malah mengiyakan kata-katanya?" -Arkan Aksara.
"Aku percaya pada Adrestia, terlebih dia merawat diriku selama seminggu kemarin. Setidaknya, jangan tekan dirinya demi aku." - Denisa Aksara.
Akhirnya Adrestia kembali masuk ke kamarnya, dia mengunci pintu, menutup korden dan ruangan itu hanya diterangi oleh cahaya matahari yang masuk ke sela-sela jendela kamarnya. Di hadapannya dan dua laptop terbuka.
Laptop hitam milik Adrian berada di sebelah kanan, sementara laptop pink miliknya berada di sebelah kiri.
Di layar laptop Adrian, halaman Erebus Market masih terbuka.
Namun kali ini, Adrestia tidak hanya menonton.
Dia sedang melacak sesuatu.
Jari-jarinya bergerak cepat di keyboard.
Deretan kode dan alamat wallet kripto memenuhi layar.
Di chat privat, sebuah pesan baru muncul dari CipherArcher.
| CipherArcher: Fokus ke wallet utama dulu.
Adrestia membaca pesan itu sambil menghela napas pelan.
Sejak mereka menemukan dokumen yang mengarah pada Menteri Sosial Rahman Pratama, semuanya berubah. Ini bukan lagi sekadar forum kriminal di dark web.
Ini sudah masuk ke wilayah politik, kekuasaan, dan jaringan yang jauh lebih besar.
Adrestia membuka file yang sebelumnya dikirim CipherArcher.
File itu berisi daftar panjang alamat wallet cryptocurrency.
Ratusan.
Namun hanya satu yang diberi tanda khusus oleh Adrian dulu.
Alamat itu terlihat seperti kombinasi angka dan huruf yang panjang.
Salin kode:
0x7A3F91E8b4C4a...
Adrestia menyalin alamat tersebut lalu membukanya di blockchain explorer.
Sebuah halaman baru muncul.
Riwayat transaksi wallet itu terbuka di layar.
Dan yang langsung mencolok adalah jumlah uangnya.
Adrestia membeku.
"Ini gila!" Dia berbisik pelan.
Puluhan transaksi muncul.
Setiap transaksi bernilai puluhan ribu hingga ratusan ribu dolar.
Beberapa bahkan mencapai setengah juta dolar.
Dan semuanya memiliki pola yang sama.
Setiap dua minggu sekali.
Selalu pada waktu yang hampir sama.
Selalu dikirim ke alamat wallet berbeda yang kemudian mengarah ke sistem escrow Erebus Market.
Adrestia mengetik di chat.
| Nemesis: Transaksi rutin. Dua minggu sekali.
Balasan CipherArcher muncul hampir langsung.
| CipherArcher: Tepat seperti yang Adrian temukan dulu.
Adrestia menggulir layar ke bawah.
Riwayat transaksi wallet itu sudah berlangsung hampir dua tahun.
Dua tahun.
Dua tahun transaksi ilegal mengalir ke Erebus Market.
Adrestia merasakan dadanya terasa berat.
Dia kembali mengetik.
| Nemesis: Kalau ini benar milik Menteri Rahman
| Nemesis: Jumlah uangnya luar biasa.
Beberapa detik kemudian balasan datang.
| CipherArcher: Itu baru satu wallet.
Adrestia berhenti.
Tangannya terdiam di atas keyboard.
| Nemesis: Maksudmu?
CipherArcher mengirim file baru.
Nama file itu membuat Adrestia menegang.
Minister_Wallet_Map.png
Dia membuka file tersebut.
Sebuah diagram muncul di layar.
Wallet utama berada di tengah.