Sore hari di rumah keluarga Aksara sangat sunyi.
Belum ada yang mengganggunya hingga saat ini dan Adrestia berharap tidak ada yang mengganggunya hingga misinya selesai.
Adrestia duduk di kursinya dengan kedua laptop terbuka. Cahaya layar memantul di wajahnya yang serius. Tirai kamar tertutup masih tertutup rapat dengan matahari yang masih menyinari celah-celah korden.
Di layar laptop Adrian, Erebus Market masih terbuka di tab pertama.
Namun fokus Adrestia sekarang berada pada tab lain.
Sebuah diagram jaringan server.
Itu adalah server internal milik Yayasan Cahaya Bangsa. Yayasan sosial yang dikelola oleh Pak Dewan Rahman Pratama.
Yayasan yang di atas kertas membantu anak-anak terlantar.
Namun sekarang mereka tahu kebenarannya.
Itu adalah kedok perdagangan manusia.
Adrestia mengetik di chat privat.
| Nemesis: Aku sudah cek domain yayasan itu.
Server utamanya pakai firewall enterprise.
Balasan Orion muncul beberapa detik kemudian.
| CipherArcher: Aku tahu.
| CipherArcher: Kita tidak masuk lewat pintu depan.
Adrestia menegakkan punggungnya.
| Nemesis: Server cadangan?
| CipherArcher: Tepat.
Orion Ravindra mengirimkan alamat IP baru.
Adrestia langsung membuka terminal hacking tools di laptopnya.
Layar hitam dengan teks putih memenuhi monitor.
Dia mengetik cepat.

Perintah itu menjalankan port scanning.
Adrestia menjelaskan sambil mengetik di chat.
| Nemesis: Aku sedang scan port servernya.
Beberapa detik kemudian daftar port mulai muncul.

Adrestia mengerutkan kening.
"Bingo!"
Gadis itu langsung mengetik cepat.
| Nemesis: Database server terbuka.
Balasan CipherArcher muncul.
| CipherArcher: Adrian juga menemukan itu dulu.
| CipherArcher: Tapi dia belum sempat masuk.
Adrestia menatap layar. Dia berusaha menguatkan diri untuk tidak menangis, karena dalam situasi ini dia harus kuat.
Port 3306 berarti server itu menggunakan MySQL database.
Jika database tidak diamankan dengan baik, maka mereka bisa masuk.
Adrestia mencoba langkah pertama.
Dia membuka tool lain.
SQL Injection Scanner.
Program itu mulai menguji halaman web yayasan.
Baris kode berjalan cepat.

Beberapa detik berlalu.
Lalu sebuah pesan muncul di layar.

Adrestia menahan napas.
Tanganya langsung mengetik di chat.
| Nemesis: Ada celah SQL injection.
Balasan CipherArcher datang dengan cepat.
| CipherArcher: Gunakan.
Adrestia mengetik perintah baru.
Program hacking mulai menyuntikkan query ke database server.

Query klasik.
Namun jika sistem keamanan mereka lemah, itu cukup.
Layar terminal berkedip.