Blurb
Dua puluh lima tahun hidup dalam bayang-bayang luka, Alwi tak pernah merasakan hangatnya sebuah rumah. Baginya, rumah hanyalah tempat yang dipenuhi kepahitan dan ketidakadilan. Namun, saat rahasia kelam masa lalu terbongkar dan kehidupan menagih janji, Alwi harus memilih merawat dendam yang membakar atau melangkah pergi membawa keikhlasan. Akankah maaf menjadi kunci bagi Alwi untuk membangun surganya sendiri?