No Marriage is Perfect

NonaAquarius
Chapter #10

Bab 10 Rumah Sakit

Di dalam mobil sport hitamnya, Felix mencengkeram erat roda kemudi. Buku-buku jarinya memutih, memancarkan amarah yang menahan sabar. Begitu Anya menyusup masuk ke kursi penumpang dengan napas terengah, aura mendingin langsung menguasai kabin mobil.


"Ma-maafkan saya... saya berusaha secepat mungkin, tapi—"


"Jika kau memang berusaha, kau tidak akan terlambat!" tembak Felix tanpa menoleh. Malam ini ia mengenakan sweater rajut berkerah tinggi berwarna abu-abu gelap—penampilan santai yang jarang sekali Anya lihat, namun tetap tak memudarkan intimidasinya.


Mata Felix melirik ke samping, meneliti pakaian Anya. Wanita itu mengenakan gaun bertangan panjang dengan kerah kura-kura (turtleneck) yang tertutup rapat hingga ke pangkal dagu.


Sebuah senyum sinis dan provokatif terukir di bibir Felix. "Pakaian yang sangat rapat. Kau malu memperlihatkan bekas yang kubuat pada orang tuamu?"


Dada Anya berdenyut nyeri. "Siapa yang masuk rumah sakit, Felix? Tolong beri tahu saya..." suaranya gemetar oleh ketakutan yang membakar.


Felix menyalakan mesin mobil, rahangnya mengeras. "Ayahmu. Jantungnya kambuh."


Kata-kata itu menghantam Anya bak petir di siang bolong. Seluruh persendiannya meluruh. Air mata yang sejak tadi berusaha ia tahan akhirnya tumpah membasahi pipinya. Rasa bersalah bergulung hebat di dadanya.


Anya berpaling menatap Felix, menyatukan jemarinya yang bergetar hebat di atas pangkuan. "Saya... saya ingin minta tolong," bisik Anya dengan nada memohon yang begitu rapuh. "Tolong... jangan beritahu mereka tentang perceraian kita. Jangan sekarang."

Lihat selengkapnya