Not You Anymore

Widia ayu amelia
Chapter #3

3


Riuh rendah suara siswa-siswi SMA Garuda seolah memudar, menyisakan kesunyian yang mencekam di telinga Aira. Ia terpaku, berdiri hanya tiga langkah di belakang punggung tegap Alvaro. Di tangannya, sebotol air mineral yang embun dinginnya mulai membasahi telapak tangannya yang gemetar, terasa begitu berat.


"Ai..." Alvaro menggumamkan nama itu dengan nada yang sarat akan kerinduan. Matanya menyipit, mencari-cari kilasan masa lalu di wajah cantik yang ada di hadapannya. "Namamu... aku ingat sedikit berbeda."


Detik itu, napas Airin tertahan. Ia bisa merasakan tatapan menyelidik Alvaro yang tajam, seolah sedang menguliti kebohongannya. Namun, bukan Airin namanya jika ia tidak punya ribuan topeng untuk dipakai.


Gadis itu tertawa kecil, suara yang terdengar seperti denting lonceng namun bagi Aira terdengar seperti desis ular. Airin merapatkan jarak, jemarinya yang lentik dengan kuku yang dipoles merah muda lembut menyentuh lengan seragam Alvaro.


"Varo, kamu ini bicara apa?" Airin mengerucutkan bibirnya, berakting manja dengan sempurna. "Mungkin karena kita sudah terlalu lama berpisah. Aku Airin. Tapi kamu selalu memanggilku Ai, kan? Nama kecil yang hanya milik kita berdua."


Alvaro tampak termangu. "Airin... Ai..." Ia mengulangi nama itu, mencoba mencocokkan potongan puzzle di kepalanya yang terasa sedikit tidak pas.


"Iya, Varo. Panggil saja Ai, seperti dulu. Tidak ada yang berubah, hanya aku yang sekarang... yah, mungkin sedikit lebih cantik dari yang kamu ingat?" Airin mengedipkan matanya, memamerkan pesona yang membuat siswa-siswa di sekitar mereka menahan napas.

Lihat selengkapnya