O.M.Q (Oh My Queen)

Khazinati
Chapter #5

#5 Keluh Aira

Rainhard sudah kembali, hujan tadi sungguh membuatnya sangat puas, dua jam bukanlah waktu yang singkat baginya untuk menikmati rintikan rinai.

Rainhard sudah selesai mengganti pakaiannya, lalu keluar untuk mencari Aira.

Haccu ... haccu ...

Samar-samar Aira mendengar suara bersin itu, pendengarannya belum stabil, karna Aira baru saja membuka mata. Dari pada menunggu Rainhard selesai dengan hujan, lebih baik Aira tidur. Karna percuma menunggu, Rainhard tidak akan berhenti sebelum hujan itu juga berhenti.

"Ra ... Aira ...." Rainhard memanggil nama asistennya itu dengan suara yang cukup terdengar sumbang.

Rainhard terus berjalan, kepalanya terasa cukup berat dan pusing, belum sampai dikamar Aira, Rainhard tumbang seketika.

 Sementara itu, Aira masih mencoba mendengar suara yang bersin yang tadi, berkali-kali ia berusaha memasang telinganya tapi suara bersin itu sudah tidak lagi terdengar.

"Ah, salah dengar mungkin." Aira menepis, "kayaknya belum siap deh, main hujannya. Udah jam berapa coba. Astaga, ini udah dua jam lebih, minta ditabok tuh orang." Aira ngedumel, lalu bangkit dari kasurnya untuk keluar dan mencari Rainhard.

Aira mengambil Hoodie dan memakainya, baru setelah itu ia keluar.

"Sepi, pada kemana?" gumam Aira seraya melihat ke sekeliling area. Ia tidak menemukan apa-apa disana.

"Syukurlah hujan udah berhenti, berarti Rainhard udah di kamarnya." Aira kembali bermonolog. Lalu memasukkan kedua tangannya kedalam saku Hoodie.

***

"Rain, Lo kenapa? Kok bisa pingsan sih?" tanya Vincent, ia terlihat khawatir.

"Bingung, nggak tahu kenapa." Rainhard membalikkan badannya membelakangi Vincent.

"Rain, gue habis ini balik, ada shooting di tempat lain. Lo nggak apa-apa kan? Kalo gue tinggal cuma bareng Aira?" ujar Vincent sambil menatap punggung Rainhard.

Vincent tahu, jika Rainhard sedang sakit yang paling ia butuhkan hanya dirinya. Mereka sudah berteman sejak lama, sejak debut pertama Rainhard dan Vincent, mereka sudah dipertemukan diatas panggung yang sama dan dengan genre yang sama. Ya, mereka sama-sama rapper, bahkan mereka sempat menjadi duo, tapi bubar karna mereka ingin mencoba bersolo karier.

"Rain!" Vincent memanggil, karna tidak ada jawaban yang keluar dari mulut Rainhard sahabatnya.

"Iya, Lo balik aja, lagian disini ada Aira. Lo tolong cariin dia," jawab Rainhard setelah beberapa saat hening diantara mereka.

Rainhard juga sadar, jika Vincent tidak selamanya harus bersama dengan dirinya. Mereka sudah bukan duo lagi, karier mereka sekarang sudah berubah. Jalan yang sudah mereka ambil harus mereka jalani dengan sebaik mungkin.

Rainhard juga tidak bisa memaksa Vincent untuk tetap menemaninya disaat seperti ini. Ia harus belajar terbiasa, menangani dirinya setiap kondisi.

"Sorry ya, Rain?"

"Udah, santai aja, kayak sama siapa aja Lo, dan iya, mana tuh si Aira?"

"Gue udah chat dia, sekarang lagi otw."

Lihat selengkapnya