Ofuda: Battle Of Onmyoji

Ariaria
Chapter #12

ROH JAHAT TIPE INUGAMI

Aku mengangguk lamat-lamat.

“Inugami… ya…” gumamku pelan. “…Tidak mengherankan.”

Tsukiyo-sama, yang lagi-lagi menumpang pangkuan di paha Rena, ikut bersedekap seraya menghela napas berat.

“Benar. Pantas saja korbannya satu keluarga penuh…” Wajahnya terlihat sangat-sangat serius. “… Ternyata memang Inugami…”

Gadis berambut pirang basah mengangkat tangannya ragu. “A… Anu…” ucapnya patah-patah. “…Inugami itu… apa?”

Kami bertiga menoleh serempak ke arah sosok berwajah bening tersebut.

“Eh? Kau tidak tahu?” Anak kecil berkimono hitam di pangkuannya mengernyitkan dahi heran.

Aku menepuk dahi. “Tentu saja Aiochi-san tidak tahu, Tsukiyo-sama,” ucapku, sedikit mengeluh. “Anak muda zaman sekarang mana paham istilah-istilah kuno yang sering dipakai oleh orang-orang di masa kuno…”

Sepasang mata biru Aiochi memicing. “Bukankah kau juga anak muda zaman sekarang, Kurokami-kun?”

“Ah, aku beda karena memiliki latar belakang keluarga Onmyoji.” Bahuku terangkat santai. “Jadi, tidak dihitung.”

Menoleh tipis ke arah gadis yang sudah dianggapnya seperti anak sendiri, hantu Irumi Natsuo—yang kini menjelma anggun sebagai wanita dewasa—berkata lembut.

“Singkatnya, Rena-chan…” Ia mengulas senyum hangat. “Inugami itu semacam roh jahat yang dimanfaatkan seseorang untuk mengirimkan kutukan berupa penyakit atau kematian. Wujud umumnya memang anjing hitam kurus yang bisa membaur di tengah masyarakat. Akan tetapi, untuk kasus kali ini, Inugami yang kita hadapi merupakan tipe khusus.”

Irumi-san menghentikan ucapan sejenak. Matanya menatapku dalam-dalam.

“Bentuknya seperti janin, dan bisa melayang saat melancarkan aksinya.”

“Be… Bentuk janin?!” Gadis berkimono hitam yang secara fisik seharusnya masih berusia SD kelas 4 atau 5 berseru seraya menutup mulut kecilnya dengan kedua tangan.

“Ti—Tidak bisa dipercaya!”

Raut wajah Aiochi akhirnya ikut diselimuti ketakutan. Ia bertanya panik, “A… Ada apa?! Apakah Inugami berbentuk janin itu punya kekuatan khusus yang jauh lebih berbahaya dari Inugami yang lain?!”

“Bukan itu masalah utamanya, Aiochi-san.” Aku menyahut, melirik gadis polos yang buta tentang dunia spiritual di hadapanku. “Inugami adalah roh jahat buatan yang tercipta dari ritual hitam berdarah. Orang-orang zaman dahulu biasanya menumbalkan anjing, musang, atau tikus, sehingga wujud roh yang muncul adalah hewan-hewan liar yang dibunuh secara kejam.”

 “Maka dari itu, jika Inugami dalam kasus ini berwujud janin…” Aku memberi penekanan tambahan. “… Itu artinya musuh yang mengirimkan kutukan telah menumbalkan janin manusia sungguhan demi melancarkan aksinya.”

Aiochi Rena menelan ludah dengan susah payah. Keringat dinginnya mengalir deras di wajah.

Lihat selengkapnya