Blurb
Rumah tua itu berdiri di tepi Sungai Code, Yogyakarta. Selama puluhan tahun ia menyimpan tawa, doa, luka, dan sebuah rahasia yang tak pernah benar-benar dikuburkan.
Pada malam kelam Reformasi 1998, Hadi menghilang tanpa jejak setelah berpamitan kepada istrinya, Siti. Yang tersisa hanyalah sebuah keris pusaka, pesan-pesan yang tak selesai, dan rumah yang diminta untuk dijaga apa pun yang terjadi. Sejak saat itu, rumah tersebut menjadi tempat berlabuh bagi keluarga yang perlahan tercerai oleh zaman.
Sembilan belas tahun kemudian, Rina pulang sebagai arsitek sukses dengan satu tujuan: menyelamatkan rumah masa kecilnya melalui renovasi besar. Namun, rencananya memicu pertentangan. Bagi Siti, rumah itu bukan sekadar bangunan, melainkan amanah. Bagi Budi, rumah adalah harapan terakhir untuk keluar dari keterpurukan. Bagi Andi, rumah hanyalah beban yang ingin segera ditinggalkan. Di tengah benturan ambisi, luka keluarga, dan perubahan zaman, surat-surat misterius mulai bermunculan, keris pusaka menghilang, serta jejak-jejak dari masa lalu kembali menuntut jawaban.
Apa sebenarnya yang disembunyikan di bawah lantai rumah tua itu? Mengapa nama Hadi tak pernah tercatat sebagai korban maupun penyintas? Dan benarkah ada rahasia yang lebih berbahaya daripada kematian?
______
OMAH CODE adalah novel yang memadukan misteri sejarah, drama keluarga, spiritualitas, dan thriller psikologis dalam satu kisah tentang rumah yang tidak hanya menyimpan kenangan, tetapi juga menjaga nurani para penghuninya. Sebab, ada warisan yang tidak dapat diwariskan melalui harta, melainkan melalui keberanian untuk menghadapi kebenaran. Di antara derasnya Sungai Code, luka Reformasi, dan doa yang tak pernah putus, setiap anggota keluarga harus menentukan satu pilihan: mempertahankan rumah, atau kehilangan arti pulang selamanya.