One Scary Night

Herman Siem
Chapter #7

Tidak Mungkin Dia?

"Ayah siapa orang itu?" sambil bergeser duduknya Lusia mendekatkan wajahnya pada kaca mobil tersalut kaca film hitam makin samar melihatnya lelaki yang masih berdiri tidak jauh dari mobil.

"Kak!" sesak juga lama-lama Soga saat setengah tubuhnya menutupi wajahnya mendorong Lusia kembali duduk semula.

"Jangan, Yah." dua tangan Dinar menahan Bimo akan turun dari mobil.

"Tidak mungkin itu dia?" guman Bimo sambil perhatikan kedepan mobil yang makin gelap.

"Brug ... Brug ..." sontak semua menoleh kebelakang saat sepasang lampu kiri kanan yang menyalah merah juga sudah padam. Makin gelap sekitar mobil, hanya sedikit sinar cahaya rembulan malam masih menerangi sekitar.

"Coba aku turun, Yah," baru Lusia mau turun melihat belakang mobil tidak jadi.

"Jangan Lusia. Biar Ayah saja." lerai Bimo sebelum turun dari mobil melihat samping kanan mobil, tidak ada lagi lelaki yang awalnya tadi berdiri dibawah pohon.

"Ayah" lagi-lagi dua tangan Dinar makin cemas menahan Bimo agar tidak turun dari mobil. Tapi jari kanannya Bimo sudah terlanjur menekan tombol pintu.

"Klik" suara tombol central pintu sedikit ditekan.

"Klik ... Klik ... Klik ..." otomatis semua pintu terbuka.

Turun kaki kanannya Bimo, walau pantatnya masih ragu karena ketakutan masih menempel pada jok. Lalu kaki kirinya mengajak turun dan pantatnya juga dipaksakan berdiri, walau wajahnya ketakutan.

Soga dan Danu wajahnya semakin menempel pada kaca, apalagi Danu bisa bangat jelas melihat Bimo makin berdiri dibelakang mobil.

Benar saja dua lampu sein kiri kanan belakang kelihatan bekas dirusak dan bohlam lampunya pecah. "Lampu sein ini seperti ada yang menimpuknya," guman Bimo berjalan cepat kearah pintu sisi kanan.

"Ayah ... Awas dibelakang ..." teriakan Danu sontak bikin Dinar, Soga dan Lusia menoleh kebelakang.

Benar saja langkah lari cepat Rojak sambil mengarahkan parang kearah Bimo sempat menolehnya.

"Ayah ... Cepat ..." teriak Dinar, cepat Bimo naik mobil.

"Brug" pintu tertutup.

"Klik" ditekan lagi tombol central pintu, otomatis semua pintu tertutup.

Lihat selengkapnya