Our Violet Cruise

Wachyudi
Chapter #9

Sentences For Young Generation

Aku diundang ke TJ High School untuk mengisi seminar keremajaan. Selain aku, ada Mikhaela dan Orlando, keduanya diundang sebagai mantan Ketua dan Sekretaris OSIS angkatanku. Aku sendiri mungkin diundang karena predikat Supreme Excellent berturut-turut yang dulu kusandang di sekolah ini.

​"Mantap, Ella. Bisnisnya makin luas saja. RAGE's Store sekarang sudah buka di mana-mana, ya?" sapa Orlando saat kami berkumpul di ruang tunggu.

​"Hasil kerja keras tim RAGE. Best team ever," balasku merendah.

​"Aku sepertinya melamar ke RAGE saja kali, ya. Kalau bilang temannya Daniella, langsung diterima tidak, ya?" goda Orlando.

​"Haha, coba saja!" jawabku tertawa.

​"Heh, konsisten dong. Kamu kan sedang membesarkan perusahaan sendiri. Start-up kita juga progresnya bagus," timpal Mikha mengingatkan Orlando.

​"Iya, lebih baik kita bekerja sama saja kalau ada bidang yang cocok," balasku memberikan alternatif yang lebih relevan.

​"Wah, boleh tuh, Ella. Habis ini kopdar, yuk!" jawab Mikha antusias.

​"Siap, Bu Ketu!" jawabku mantap.

​Seminar ini dilaksanakan di TJ Hall, tak jauh dari gedung latihan Velvet dulu. Kenangan masa sekolah rasanya baru terjadi kemarin sore.

​"Sekarang, siapa nih yang tahu pemateri kita selanjutnya?" tanya Bu Zea, MC legendaris TJ yang masih tetap talkative seperti dulu. "Dia alumni sini, lho. Kapten Pink Velvet!"

​"Daniellaaa...!" teriak sebagian besar siswa. Wow, aku agak tidak percaya angkatan sekarang masih mengenalku.

​"Betul! Kita sambut saja, Daniella Maharaniii...!"

​Aku berjalan keluar menuju tengah panggung sambil melambai dan tersenyum lebar.

​"Hai! Wah, makin mempesona saja. Panggilnya apa nih, Kakak atau Ibu?" sapa Bu Zea menyambutku.

Lihat selengkapnya