「双翼」-Pair Wings: Reincarnation into a demon king (series 1) edison novel

Pikri YAnor
Chapter #1

Dari Dedu dan Cahaya Dingin

Alkisah, pada mula waktu ketika takdir belum mengenal ratap, Sang Pencipta mengukir napas pertamanya di atas tanah perawan.

Ruang dan waktu masih berupa kehampaan bening yang belum terjangkau oleh hitungan tahun atau perubahan jam.

Dari tanah merah yang basah di ranah Eden purba, Ia membentuk Adam sebagai mahakarya tatanan yang diberi embusan ruh keabadian.

Bukan untuk berdiri sendirian, tanah merah itu dibersamai Lily sebagai pengimbang jiwa yang tercipta dari substansi dan napas yang sama.

Namun, jauh sebelum tanah pertama itu disentuh oleh jemari keilahian, di samping takhta yang tak terjangkau telah berdiri entitas purba.

Dialah Azazil—sosok agung berlumur pendar api tanpa asap, pemimpin tertinggi dari golongan Ras Ibis.

Jutaan tahun Azazil bersujud tanpa cela di atas lantai-lantai kristal yang memancarkan kemuliaan abadi.

Ia menjadi makhluk paling tekun yang mengumandangkan kidung pujian di ruang-ruang kudus Surga tanpa pernah mengenal kelelahan.

Namun, takdir kosmis berguncang ketika perintah ilahi bergema menembus sembilan lapisan katedral langit.

Seluruh penghuni alam atas diperintahkan untuk melipat lutut, membungkuk menghormati ciptaan baru yang dibentuk dari tanah basah.

Pada detik itulah, kebanggaan yang mengendap dalam inti api Azazil retak untuk pertama kalinya.

"Aku diciptakan dari lidah murni api purba yang menyala tanpa cela," raung Azazil, matanya membara oleh pendar kesombongan yang membakar.

"Mengapa aku harus melipat lututku dan merendahkan martabatku di hadapan ciptaan dari debu fana yang mudah membusuk oleh waktu?"

Penolakan itu bukanlah sekadar pembangkangan biasa, melainkan benih dari dosa pertama yang membelah tatanan alam semesta.

Lily, yang menolak didikte oleh garis ketetapan tanah dan langit, ikut memilih melangkah ke luar dari jangkauan tatanan mulia.

Ia menolak ketundukan, melepaskan ikatan takdirnya dengan Adam, dan memilih menyatu dalam kegelapan liar di luar benteng Eden.

Seketika itu pula, murka ilahi menjatuhkan hukumannya.

Azazil dicabut dari seluruh pangkat kemuliaannya, nama agungnya dilempar ke dalam kerendahan, dan bentuknya terdistorsi.

Ras api yang agung dikutuk, dilempar keluar dari katedral suci, dan berubah menjadi entitas yang terbuang: Ras Ibis.

Pemberontakan purba itu menyisa dendam yang membeku di antara guguran bulu-bulu hitam yang terhempas ke dasar jurang kosmis.

Ribuan tahun berlalu menyapu jejak tanah merah Adam, pelarian Lily, dan penyesalan purba dalam lipatan sejarah yang terlupakan.

Di atas takhta intan Singgasana Utama yang memancarkan radiasi absolut, Dewa Utama kembali merentangkan jemari cahaya-Nya.

Demi menjaga ketertiban hukum dan memastikan tidak ada lagi pembangkangan yang timbul dari kesombongan api, sebuah entitas baru diciptakan.

Dari pendaran partikel Cahaya Terikat yang tak pernah terjamah oleh noda emosi atau cacat pikiran, lahirlah sesosok Malaikat murni.

Nama yang dianugerahkan kepadanya adalah Sariel-Vael.

Lihat selengkapnya