Paleis Bobrok

Vitri Dwi Mantik
Chapter #7

Aura Kematian

Andra mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres.

Awalnya ia mengira hanya kelelahan akibat latihan yang hampir setiap hari berlangsung hingga malam. Namun semakin lama, gejala itu selalu muncul pada waktu yang sama.

Setiap kali Sarah berada sangat dekat dengannya.

"Ndra, kau pucat."

Alvin menghentikan permainan bassnya.

Andra mengusap wajah.

"Enggak apa-apa."

"Kau yakin?"

"Iya."

Padahal kepalanya berdenyut hebat.

Ujung jarinya terasa dingin.

Dadanya sesak seolah udara di dalam ruang latihan tiba-tiba menipis.

Sarah yang sedang duduk di sudut ruangan menoleh.

"Kau sakit?"

Begitu suara Sarah terdengar, rasa dingin itu semakin kuat.

Andra memaksa tersenyum.

"Mungkin masuk angin."

Sarah tampak hendak mendekat.

Refleks Andra melangkah mundur.

"Aku... aku ke luar sebentar."

Ia bergegas menuju beranda.

Begitu menghirup udara luar, rasa sesak itu perlahan menghilang.

Kejadian serupa terus berulang.

Jika Sarah berada di sisi lain ruangan, Andra merasa biasa saja.

Namun ketika jarak mereka tinggal beberapa langkah, tubuhnya langsung bereaksi.

Bulu kuduk berdiri.

Tangan terasa dingin.

Jantung berdetak tidak beraturan.

Suatu malam ia bahkan hampir pingsan saat Sarah tanpa sengaja menyentuh lengannya ketika menyerahkan buku lirik.

Sentuhan itu sedingin es.

"Maaf," ucap Sarah pelan.

Andra hanya mengangguk tanpa sanggup berkata apa-apa.

Sementara itu Boris mulai merasa terlalu banyak keanehan terjadi di De Dam Paleis.

Meski masih berusaha berpikir logis, ia memutuskan mencari tahu sejarah bangunan tersebut.

Ia mendatangi perpustakaan daerah, membuka arsip lama, membaca potongan surat kabar, dan mencari informasi mengenai keluarga De Vries yang pernah memiliki istana itu.

Informasinya sedikit.

Sebagian arsip rusak.

Sebagian lagi hilang.

Yang tersisa hanya catatan singkat tentang kebakaran, pergantian kepemilikan, dan bangunan yang akhirnya dibiarkan kosong selama puluhan tahun.

"Kurang lengkap," gumam Boris.

Ia yakin ada sesuatu yang sengaja tidak dicatat.

Lihat selengkapnya