Paradoks Waktu: Batu Kosmik (Buku 2)

Oleh: Marion Drossi

Blurb

Pada malam 19 Oktober 1980, langit di atas Rinjani terbelah, dan dunia tidak pernah sama lagi.

Dua puluh tahun kemudian, Lalu Rajata Surya Kelana tumbuh di Kampung Abu, permukiman pengungsi di reruntuhan Mataram. Ia dibesarkan Lentari, penjahit pendiam bertangan dingin yang mengaku sebagai kakaknya. Ketika anak-anak sebayanya dipilih cahaya dari batu-batu yang matang, Surya tidak dipilih. Ia dijuluki Si Kosong. Lalu Kerusuhan Cahaya membakar kota, dan di sebuah arena, Surya menyentuh musuh masa kecilnya. Cahaya merah itu mengalir ke dalam tubuhnya, dan musuhnya tidak pernah bangun lagi.

Kini desa-desa menyebutnya Si Pemakan Cahaya. Setiap cahaya yang ia telan membuatnya semakin kuat, dan semakin dingin. Seorang profesor yang menawan menjanjikan jawaban. Seorang gadis penyembuh mempertaruhkan rambutnya sehelai demi sehelai untuk menyelamatkannya. Dan perempuan yang membesarkannya menyimpan rahasia tentang malam itu, rahasia yang ia sembunyikan dalam cahaya putih selama dua puluh tahun.

Masa lalu tidak bisa diubah. Namun mungkin, untuk pertama kalinya, seseorang bisa membelahnya.

Lihat selengkapnya