Pelangi Senja dalam Renjana

Noura N
Chapter #6

BAGIAN 5 - LUKA LAMA

"Papa baru pulang?"

Suara perempuan itu tertahan saat pria berjas hitam itu masuk dengan diam-diam ke dalam rumah. Tidak ada jawaban. Langkah kakinya menuju tangga di depannya.

"Pa...."

"Papa capek"

"Ya. Tapi Papa dari mana? Mama juga capek, Pa. Sudah beberapa hari ini Papa pulang malam. Pagi-pagi Papa sudah berangkat lagi. Bahkan Papa tidak pernah memakan sarapan bikinan Mama. Papa ngapain aja di kantor? Mama sendirian."

Suara perempuan itu awalnya meninggi lalu merendah sendiri.

"Mana anak laki-laki yang kamu banggakan itu? Dimana dia saat kamu sendirian?"

"Papa selalu mengabaikan pertanyaan Mama. Papa selalu mengalihkan pembicaraan"

Pria itu turun dari tangga, melemparkan tas yang dipegangnya tiba-tiba,

"Plak"

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi wanita tersebut.

Wanita itu ingin menampar balik namun justru tubuhnya yang didorong keras hingga dahinya mengenai ujung meja.

Pria itu tidak jadi naik ke atas. Ia mengambil kembali tasnya dan keluar lewat pintu depan. Sebelum langkahnya benar-benar pergi, ia sempat berucap.

“Akan aku cari anak tak tahu diri itu”

Setelah itu, pintu ditutup dengan keras. Wanita itu jatuh tersungkur memegangi pipinya. Ia menangis tersedu. Musnah sudah harapannya untuk berbaik-baik dengan suaminya. Ketidaksabarannya serta ketidakmampuannya untuk mengontrol emosi membuat ia kehilangan momen bersama suaminya kembali. Padahal, jika ia bisa sedikit sabar saja, mungkin suaminya tidak akan sampai menampar pipinya.

Lihat selengkapnya