Pelangi Senja dalam Renjana

Noura N
Chapter #7

BAGIAN 6 - MENCARI KETENANGAN

Ketika memasuki pintu La Luna, Fikri melihat gadis berkepang dua itu sedang tertawa di meja Bagas. sebenarnya, ia ingin menyapa gadis itu sejak awal mereka bertemu. Namun, hatinya sedang gelisah. Ia hanya tidak ingin ada orang baru yang harus menjadi korbas atas kegundahan hatinya sendiri. Oleh karena itu ia lebih memilih untuk diam.

Kemudian, ia langkahkan kakinya lebih dekat ke meja Bagas. ia mendengar namanya sedang disebut. Ia lalu mengulurkan tangannya.

"Kemaren kita belum kenalan"

"Aku...Naira"

Rupanya adik Ryan ini sungguh manis. Senyumnya mengingatkan Fikri pada seseorang. Jika saja dia masih ada, mungkin dia sudah jadi gadis SMA seperti adik Ryan ini, pikir Fikri spontan.

"Kalau kakak mau duduk di sana boleh. It's Free"

Gadis itu mempersilahkannya duduk di tempat biasa ia melihat senja. Tapi Fikri tetap berdiri di depan meja Bagas. Ia hanya menyampaikan senyum.

Lalu, ia mulai berbicara serius kepada Bagas.

"Aku butuh waktu buat nenangin diri. Di sini semuanya benar-benar bikin muak. Papa semakin gak bener dan Mama gak pernah mau pergi dari Papa.

"Lalu lo mau lepasin semuanya dengan kabur? Gak akan jadi jawaban yang bagus, Bro"

"Tapi Aku harus pergi. Lama-lama capek juga"

"Oke I see. Emang lo seharusnya juga butuh waktu buat kembali ke masa lalu. Buat liatin apa aja yang udah terjadi. Kali aja lo dapetin jawaban yang bisa bikin lo belajar dan bikin hati lo tenang"

"Ya. Aku mau pergi ke rumah Eyang. Meskipun Eyang sudah enggak ada, setidaknya kenangan itu tak akan pernah hilang"

"Lo yakin mau ke sana?"

"Iya. Titip Mama ya. Gak usah dari dekat. Dari jauh aja"

Lihat selengkapnya