Pelita Luka Menanti Senja

Temu Sunyi
Chapter #15

Pelukan Terakhir dari Sungai yang Tak Mau Mengembalikan

Malam itu aku tak pulang. Langkahku mengendap di tepian sungai, membawa tubuh yang tak tidur dan jiwa yang tak tenang.

Air mengalir dalam diam yang buas, seolah tahu apa yang dirahasiakan langit.

Sungai ini telah menjadi pencuri—mengambil satu tawa kecil yang dulu membuat pagi-pagiku tak terasa beku.

Nina... Nama itu bergema dalam dadaku, seperti nyanyian yang tak berani kulantunkan karena setiap baitnya adalah pisau.

Warga berkeliling dengan senter, memanggil-manggil nama Nina yang hanya dijawab angin dan kecipak air.

Mereka terus mencari. Tapi aku tahu, yang kucari bukan sekadar tubuh kecil yang terseret arus.

Aku mencari bagian diriku yang tenggelam bersamanya—kepercayaan, harapan, dan sisa-sisa keberanian yang perlahan tenggelam bersama malam.

Lihat selengkapnya