Hari 1: Luka Tak Selalu Berdarah.
Di hari pertama,,embun di pagi ini masih berada di atas daun belum beranjak pergi oleh mentari, namun mata ini masih belum bisa terpejam semenjak dari kmaren siang ketika semua keputusan aku bulatkan.
Banyak hal yang tersimpan dan ingin ku sampaikan bahkan ingin ku ceritakan namun mulut ku masih terkunci untuk mengucapkan, maka ku putuskan untuk menuangkan melalui tulisan.
Tidak semua luka terlihat. Beberapa tersembunyi di balik senyuman yang dipaksakan, atau di dalam tawa yang terlalu keras untuk jadi nyata.