Penantian Tak Ada Ujung

Sukron Tajudin
Chapter #14

Empat Belas

Seorang tua berkulit putih mendekati seorang pemuda yang sedang asyik membaca buku sambil mendengarkan musik lewat earphone. Ia tampak kesepian dalam cepatnya laju metro siang hari itu. Ditengoknya kanan dan kiri, kesemuanya tampak begitu sibuk dengan apa yang mereka kerjakan. Entahlah! Hanya pemuda itu yang tampak santai dengan gerakan manggut-manggut mengikuti alunan musik yang didengarnya.

Excuse me, do you mind if I sit here?” tanya orang tua tersebut kepada pemuda tadi.

Yang ditanya segera melepas earphone dan berharap orang tua itu mengulangi perkataannya. Ia tidak mendengar dengan jelas tadi.

Excuse me, will someone sit here beside you?” eja orang tua itu.

“No. I don`t think so,” jawab pemuda singkat.

Bule itu kembali bertanya, “Hi, you`re studying here?

“Yes. I`ve studied here for almost four years. Islamic Studies in Al Azhar University.”

Beberapa wanita bercadar dan anak-anak memandangi mereka. Sementara metro tetap melaju kencang.

“Wow.. I think it`s so great studying abroad. What subject?” cecar bule itu. Sesekali ia merapikan rambutnya yang telah beruban.

Hermeuneutics,” jawabnya singkat. Kali ini giliran pemuda itu yang bertanya, “What about you? What are you doing here?”

Bule itu tersenyum, “I don`t know. I`m just enjoying my spare time. I think I still slept yesterday in Aussie. And when I woke up I just found my self with the beauty of Egypt.”

Pemuda itu tertawa dengan kelakar si bule.

Okay, my name is Daniel. Jake Daniel. You can call me Mr. Daniel if you want. Nice to meet you in this trip.”

“Nice to meet you, too Mr Daniel. My name is Ichsan. I`m from Indonesia. And you? You`re Australian or just came from Aussie?”

Lihat selengkapnya