Blurb
"Kau bukan wanita yang aku inginkan!" pekik Kaizen Arka Mahendra tajam, tepat di hadapan wanita yang baru saja sah menjadi istrinya. "Dan kamu hanya akan kujadikan budak!"
Raisa Ambar Ningrum menggigil hebat, namun ia tak menunduk lemas. "Lakukan apa yang kau mau... asalkan kau menepati janjimu untuk tidak menyakiti kedua orang tuaku."
Raisa, gadis berusia dua puluh tahun yang masih polos, terpaksa menggantikan kakaknya yang kabur di hari pernikahan. Ia rela menyerahkan hidupnya demi menyelamatkan keluarga dari ancaman sang penguasa gelap yang kejam. Kaizen adalah sosok yang tak kenal ampun, yang hidupnya penuh dendam dan kekuasaan mutlak.
Namun di balik amarah dan kata-kata kasarnya, perlahan terungkap alasan mengapa ia begitu membenci pernikahan ini. Dan yang tak disangka Raisa—ketegaran serta ketulusan hatinya justru perlahan meruntuhkan tembok tinggi yang selama ini dibangun sang mafia.
Mungkinkah sebutan "budak" itu berubah menjadi satu-satunya wanita yang tak bisa ia lepaskan?