Penjara Kaki Lima

Nana Mangoenmihardjo
Chapter #4

Bab 4

Sujiwo melapisi tubuh mayat gadis muda itu dengan kausnya yang tidak cukup untuk membalut semua tubuh, dia menyeret karung sampah yang dipakai putrinya untuk memungut, membuang semua sampah daun ke kayu bakar.

Karung kotor itu dilapisi ke tubuh bagian bawah mayat dengan kulitnya yang bernoda di seluruh bagian. Sujiwo dengan gemetar menunggu putrinya membawa pertolongan. Kekhawatirannya menjalar, apakah mereka akan jadi tersangka? Apakah putrinya tidak dihakimi saat meminta bantuan? Apakah mayat ini akan membusuk di sini tanpa bantuan siapapun? Putrinya harus kembali dengan selamat, todak boleh barang satu pun orang yang berhak menghakiminya. Dia berkali-kali meoleh ke jalan setapak, berharap putrinya tiba-tiba keluar dari semak-semak.

Dengan ketakutan menatap mayat itu, Sujiwo membasuh tangannya dengan air laut, berusaha membersihkan tangannya dari kulit telanjang mayat gadis. Apakah gadis itu bunuh diri? Tapi apa guna dia mengikat kakinya, dan bagaimana bisa dia mengikat tangannya sediri dengan begitu eratnya tali rafia yang melingkar. Apakah gadis itu didorong oleh seorang yang keji? Ditelanjangi pula, apa gadis ini telah diperkosa habis-habisan di ujung bukit sana? Kulitnya telah rusak oleh lingkaran-lingkaran koreng yang menjijikkan.

Dada Sujiwo yang telanjang menjadi lebih dingin sekarang, kaus itu tidak layak untuk menutupi mayat, tapi lebih buruk lagi jika dia membiarkan mayat gadis muda terbuka menampilkan dadanya yang penuh koreng itu. Kedinginan biarlah apa, orang akan lebih keji saat melihat seorang gadis muda tergeletak tak berdaya tanpa busana. Sekalipun mayat, seorang perempuan tetapah perempuan yang bakal dengan mudah dilecehkan para manusia tak beradab.

Apa yang telah didapatkan gadis ini pada kehidupannya? Dia sangatlah muda, mungkin baru saja melewati pubertas, dan mati muda dengan menggenaskan. Koreng-koreng itu basah memenuhi area mulut dan alat kelaminnya. Tiada seorang pun yang bakal dengan hati senang memperkatikan luka semacam itu.

Lihat selengkapnya