“Siapa, tuh Medinsain?” kata Zippy, mengeja nama itu dengan Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan.
“Medincine itu penyihir tua penghuni Gua Elok. Masa elo nggak tahu? Ramuan jamu watu ijo itu, kan bisa bikin kulit jadi elok. Itu juga kalau dikonsumsi terus menerus, kalau nggak malah bisa jadi lebih hitam.”
“Oh, ya?”
“Yehhh… Sesama penyihir gak saling kenal, gimana, sih? Emang belum menyentuh sosmed, ya?”
“Enak aja! Gue ini datang dari 100 tahun di masa depan! Mana gue kenal sama penyihir yang jual produk buatan Cina?”
“Koq, buatan Cina, sih?”
“Dari namanya aja udah Made In Cine,Pdia pakai produk-produk kosmetik berbahan merkuri tipikal produk Cina. Pastilah dia demen beli barang-barang dupe murah meriah dari negeri Tembok Besar itu! Pikirkan aja, kenapa kita nggak menyebutnya dengan Dinding Besar? Itu karena kita selalu harus nombok harga barang buatan mereka yang cepat rusak!”
Zac angkat bahu. “Ya, mungkin aja. Gue nggak tahu. Tapi…”
“Tapi apaan?” tanya Zippy sambil mengerutkan kening, ketus.
“Tapi, gimana caranya elo datang dari 100 tahun di masa depan? Dan apa buktinya?”
“Sebelum gue jawab, gue minta bantuan dulu dari elo!”
Terdengar keruyukan dari perut Zippy.
“Kenapa? Elo laper?” kata Zac sambil meneleng ke perut Zippy.
“Gue udah makan bekal C-Ripic, kentang goreng yang ditaburi bubuk jagung pedas dan dicelupin ke yogurt sebenarnya. Tapi nggak tahu kenapa, perut gue keruyukan terus, perih banget rasanya, kayak punya penyakit gastric acid aja.”
“Ya, udah gue beliin makanan, deh. Mata uang penyihir pastinya beda, kan? Apalagi kalau datang dari masa depan,” kata Zac sambil mencibir. “Mau makan apa?”
“Bener, nih?” Mata Zippy berbinar-binar, penuh harap.
“Benerrr… Masa gue tega sama anak innie minnie kaya elo gini? Udah dekil, banyak cakap, eh perutnya keroncongan lagi.”
“Enak aja, bilang gue dekil! Baju gue jadi kotor karena gue terjebak di kuburan bao gue sendiri yang secara nggak sengaja terbunuh sama gue! Dan, eh! Soal gue banyak cakap, itu karena gue terlahir dari Gen Zip!”
“Gen Zip? Gen Z, kali?”
“Gen Zip itu Generasi yang lahir dari generasi liberal 91 tahun dari sekarang! Semua genetika terbaik di Indonesia ini dikempa menjadi Genetic Archive dan terkunci dengan aman oleh ramu-ramuan alami dengan formula yang lebih canggih dan mujarab.”
“Oh, jadi elo baru 9 tahun?” kata Zac kaget. “Elo anak bongsor, ya?”
“Bukan bongsor! Anak-anak Gen Zip emang pada gede-gede, karena manusia di tahun 2100 sudah menemukan teknik pengembang madu api!”
“Madu api, apaan tuh?”
“Ah, udah jangan banyak cakap! Ayo, masakin gue makanan! Nanti gua ajak ke Kota Kumbang Api, kalo elo pertahankan sikap baik elo ke gue!”