Penyihir Terakhir

Ratnasari
Chapter #2

Chapter 2

"Lapor, Yang Mulia. Kedua utusan dan seorang Tabib, telah tiba di istana," ucap salah satu pengawal, sambil berlutut.


"Segera bawa Tabib itu kemari," jawab Raja Morvane, yang duduk di kursi singgasana..


Beberapa saat kemudian, Corvin datang bersama kedua utusan tadi, lalu segera memberi hormat sambil berlutut, di hadapan Sang Raja.


"Bangunlah," ucap Raja Morvane, lalu ia memberi kode pada kedua utusan, untuk meninggalkan aula takhta. Rupanya, Raja Morvane ingin berbicara empat mata dengan Corvin.


"Jadi kau, yang bernama Corvin? Aku pikir, kau adalah pria tua renta. Rupanya, kau masih sangat muda," ucap Raja, sembari melihat ke arah Corvin, dari atas kursi singgasana.


Corvin hanya tersenyum, lalu membungkukan badannya.


"Ampun Yang Mulia, hamba sudah membaca surat yang anda berikan. Sepertinya, keadaan Ratu Althea sudah memasuki kondisi darurat. Karena itu, hamba meminta ijin, untuk segera melihat keadaan beliau."


Raja Morvane beranjak dari kursi, dan mulai menuruni anak tangga.


"Baik, ikuti aku."


Raja Morvane berjalan lebih dulu. Lalu, Corvin segera mengikutinya dari belakang.


"Aku dengar, kau mampu mengobati penyakit langka."


"Benar, Yang Mulia."


"Kalau kau mampu mengobati istriku, aku akan memberikan dua peti emas, untuk kau bawa pulang. Jadi, lakukan semua yang kau bisa... Untuk menyembuhkan istriku," ucap Raja Morvane, tanpa menoleh pada Corvin.


"Baik, Yang Mulia. Saya akan mengerahkan segala kemampuan yang saya miliki, untuk menyembuhkan Ratu Althea," jawab Corvin.


"Bagus!"


Lalu, keduanya pun sampai di depan pintu kamar sang Ratu. Raja Morvane mendorong pintu, dan masuk ke dalam. Corvin mengikutinya, lalu ia melihat Ratu Althea sedang meronta-ronta.


"Aghh! Panas! Panas!" Teriaknya, sambil terus memberontak.


Keempat pelayan wanita menahan tubuh Ratu Althea, dengan sekuat tenaga.


"Althea! Tenanglah! Lihat, aku sudah membawa Tabib yang bisa mengobatimu!" Ucap Raja Morvane, sambil memegang tangan istrinya.


"Aku sudah tak sanggup lagi... Aku mohon, bunuh aku sekarang! Tolong, akhiri penderitaanku!" Teriak Althea, dengan berlinang air mata.


"Tidak, Althea! Kau pasti akan segera sembuh! Bertahanlah!" Jawab Raja Morvane.


Corvin mendekati Ratu Althea, lalu ia memberi kode pada para pelayan wanita, agar segera menyingkir dari ranjang.


Saat Corvin menatap mata Ratu Althea, tiba-tiba saja sang Ratu menjerit histeris.


"Aahh! Iblis! Ada iblis!" Pekik Ratu Althea, dengan wajahnya yang ketakutan melihat Corvin.

Lihat selengkapnya