Blurb
Ketegangan antara dua negara, Sundara dan Varendra, akhirnya berubah menjadi perang terbuka. Sebagai negara adidaya, Sundara melancarkan serangan rudal besar-besaran dan invasi darat untuk menaklukkan Varendra dengan cepat. Namun, pertahanan militer Varendra berhasil menahan serangan tersebut, membuat perang konvensional berujung pada kebuntuan.
Tak mampu menembus pertahanan lawan, Sundara memilih strategi yang lebih halus dan berbahaya: perang informasi. Melalui jaringan buzzer, bot, propaganda digital, hingga teknologi AI dan deepfake, Sundara menyebarkan hoaks dan disinformasi untuk mengguncang stabilitas Varendra dari dalam.
Informasi palsu perlahan memicu kemarahan publik. Demonstrasi besar pecah di berbagai kota, kepercayaan rakyat terhadap pemerintah runtuh dan negara mulai terpecah oleh konflik internal. Tanpa harus memenangkan pertempuran di medan perang, Sundara akhirnya berhasil menaklukkan Varendra.
Perang Informasi adalah kisah tentang bagaimana kebenaran bisa dipelintir, bagaimana teknologi dapat menjadi senjata paling mematikan dan bagaimana sebuah negara bisa ditaklukkan ketika rakyatnya tidak lagi mampu membedakan fakta dan manipulasi.