Selama beberapa dekade terakhir, kawasan regional dikuasai oleh dua kekuatan besar yang saling menatap dengan kecurigaan: Sundara dan Varendra. Keduanya memiliki sejarah panjang persaingan politik, ekonomi dan militer yang perlahan membentuk keseimbangan kekuatan yang rapuh.
Sundara dikenal sebagai negara adidaya yang memiliki pengaruh luas di berbagai kawasan. Dengan ekonomi maju, teknologi tinggi dan kekuatan militer modern, negara ini berhasil membangun jaringan kekuasaan yang melampaui batas wilayahnya sendiri. Kota-kota metropolitan seperti Sundapura berkembang menjadi pusat teknologi dan strategi digital, menjadikan Sundara bukan hanya kuat di medan tempur, tetapi juga di ruang informasi.
Di sisi lain, Varendra berdiri sebagai negara besar dengan sumber daya alam melimpah dan populasi yang kuat secara nasionalisme. Militer daratnya terkenal tangguh dan berpengalaman dalam perang pertahanan. Varendra memiliki industri yang berkembang pesat serta masyarakat sipil yang aktif secara politik, menjadikan negara ini relatif stabil selama bertahun-tahun.