Blurb
Raffi mahasiswa yang hidupnya dipenuhi kekacauan kecil: motor yang sering mogok, tugas yang selalu telat, dan kebiasaan merokok di mana saja.
Suatu malam di angkot, seorang gadis bertopi merah jambu menegurnya habis-habisan gara-gara asap rokok. Raffi bukannya kesal. Ia justru terpesona dan sibuk memikirkan satu hal: bagaimana caranya bertemu lagi dengan perempuan asap rokok itu.
Dari halte, toko alat tulis, hingga gambar kucing yang bentuknya meragukan, pertemuan-pertemuan kecil perlahan mengubah cara Raffi memandang dirinya sendiri. Namun, tidak semua hal bisa dipaksakan, termasuk perasaan seseorang.
Ada hal-hal yang baru terasa berharga setelah hampir hilang.