Perempuan yang Memilih Bertahan

Dara Kirana
Chapter #1

Bab 1 Karma Apa?

Aku tak tahu karma apa yang sedang kujalani. Apa yang telah dilakukan ayah pada ibuku sehingga aku mengalami semua ini? Orang tuaku galak, mereka kadang marah padaku, tetapi belum pernah aku merasakan sakit yang sedalam ini.


Dari semua hal menyakitkan yang pernah kurasakan, kali inilah yang paling sakit. Aku tak bisa berkata-kata untuk menjelaskannya. Rasanya pedih di hati menjalar hingga ke urat nadiku, seperti tersengat listrik. Terkadang, tanganku terasa bergetar, tetapi tak tampak di mata.


Entahlah, ini sungguhan karma atau aku memang membawa pola luka lama yang tumbuh bersamaku. Tanpa sadar, aku kembali mengulangnya dalam bentuk yang berbeda. Ibarat sebuah lubang, dulu berisi air keruh, tetapi sekarang berisi air limbah.


Dulu, aku dimarahi karena melakukan kesalahan. Sekarang, apa pun yang kulakukan terasa salah. Bahkan rasanya bernapas pun salah.


“Elis, kamu dengar nggak omongan saya?”


Aku tersentak, segera tersadar dari lamunan. Aku menatapnya ragu-ragu. Mata itu seperti mata elang, tajam mencekam. Aku terdiam, lidahku kelu, dan Mas Jonas kembali berbicara.


“Kebiasaan kalau orang ngomong nggak didengerin, kebanyakan ngelamun. Apa sih yang kamu pikirin?”


Aku tertunduk, mulutku terkunci. Tak ada satu kalimat pembelaan yang keluar dari mulutku. Rasa takut itu begitu mendominasi sehingga seolah mematikan saraf-saraf dalam mulutku.


Rasa ngilu jahitan yang belum kering di bawah sana tak lagi terasa. Aku terlalu tenggelam dalam sakit di hatiku.


“Sikap kamu tuh kurang ajar! Tahu kamu kurang ajar!” Mas Jonas duduk tak jauh di depanku, duduk bersila seperti orang siap berdiskusi, tetapi aku merasa terintimidasi.


Aku masih diam. Aku merasa yang dikatakannya ada benarnya, tetapi aku sendiri tak tahu mengapa berlaku demikian. Aku hanya mengikuti perasaanku kali ini, tetapi ternyata itu hal yang salah.

Lihat selengkapnya