Disebuah cafe bernuansa kan klasik yang di isi dengan beberapa para remaja yang menghabiskan waktu santai nya disini.
Diantara beberapa para remaja yang ada,terdapat dua gadis yang tak lain maira dan kaira,teman nya.
"Tumben amat lo ngajak gue keluar,ada apa nih" tanya kaira sambil menikmati minuman yang sebelumnya sudah dipesan.
"Gue lagi pusing banget,lo tau gak,masa gue mau dijodohin sama Shaka tuh sopir pribadi ayah gue" ucap maira menggebu
Kaira merupakan teman dekat dari maira sejak mereka duduk dibangku sekolah menengah atas. Kaira sendiri sekarang sedang berkuliah di salah satu universitas dengan prodi manajemen.
"Haa demi apa" kaget kaira
"Kaget kan Lo"
"Ehh sumpah yaa, bokap lo kok bisa kepikiran buat jodohin lo sama si Shaka itu sih" ucap kaira tak kalah sinis
"Gatau dah pusing gue"
•••
Sedangkan di sisi lain, dua orang pria berbeda generasi tersebut berada di dalam satu mobil. Shaka dan Rasyid . Tidak ada pembicaraan diantara mereka, hanya ada suara deruman motor dan mobil yang saling bersahutan.
"Shaka" panggil Rasyid dari tempat duduk tepatnya dibelakang Shaka.
Pria berusia 52 tahun itu masih terlihat segar dengan badan nya yang gagah dan wajah yang tak terlihat keriput sedikit pun.
"Saya pak" sahut Shaka dari depan dengan senyuman tipis nya sambil melihat Rasyid dari kaca dalam mobil yang bergantung diatas
"Kamu udah ada jawaban nya" to the point Rasyid mengenai perjodohan tersebut
Rasyid melihat Shaka kembali dari kaca yang bergantung di depan, lelaki muda dengan senyuman tipis itu pun menjawab..
"Maaf pak sebelumnya, saya belum ada jawabannya" jawab Shaka canggung
"Yaudah,kalo kamu udah ada jawaban nya segera bilang saya yaa" ucap rasyid dengan senyum lebar nya
"Iyah pak"
Shaka pun kembali fokus menyetir nya dengan pikiran yang saling bersahutan sahutan.
Tak beberapa lama, mereka tiba di sebuah rumah mewah dengan pagar yang menjulang tinggi.
Seorang satpam pun berlari dari tempat nya untuk segera membukakan pagar.
"Terima kasih pak" ucap Shaka sambil membuka jendela mobil kepada pak ucup selaku satpam dirumah Rasyid.
"Sama sama kha" sahut pak ucup sambil sedikit menundukkan kepala nya kepada Rasyid.
Setelah mobil masuk dan terparkir,pak ucup menutup kembali pagar nya dan berjalan kearah pos satpam nya.
"Ini kunci mobil nya pak"
"Oiyah,saya masuk dulu yaa, kamu kalo lapar makan aja di dalam jangan sungkan" ucap rasyid kepada Shaka sambil menepuk pelan bahu nya.
"Iyah pak"
Rasyid pun meninggalkan Shaka ke dalam rumah. Setelah memastikan bahwa Rasyid sudah masuk, Shaka berjalan kearah pos satpam nya pak ucup.