Senin, 5 Februari 2024.
RS KANKER DHARMAIS.
Di bawah langit kota yang sibuk, berdirilah sebuah gedung yang luasnya seluas ribuan doa yang tertahan di dalamnya.
Rumah sakit Dharmais.
Di sinilah, langkah kaki dari seluruh penjuru nusantara bertemu pada satu titik yang sama: Perjuangan untuk hidup.
Sekali lagi, aku membaca tulisan di dinding tembok gedung itu
Rumah sakit khusus kanker.
Tak pernah sekalipun kuduga, bahwa hidup akan membawaku melangkah jauh hingga sampai di tempat ini.
“Ya Tuhan, semoga di tempat ini aku menemukan kesembuhan. Dan semoga melalui perantara ini, dalam secepatnya membawa hidupku kembali, sekolahku, teman-temanku, Jersey kesayanganku, dan tiang gawang yang saat ini sangat ku rindukan."
Lorong lantai dua rumah sakit penuh langkah dan doa. Anak-anak kecil, orang tua yang lelah, wajah-wajah pucat yang menahan harap. Kami semua sama: ingin pulang dengan tubuh yang utuh.