Perjalanan Abadi Sang Masinis Surga

Nurruh Rohmah
Chapter #32

Suara Kecil yang Ingin di Dengar

“Hasil MRI tidak menunjukkan perubahan."

Kalimat itu membuat ruangan mendadak sunyi.

Aku menoleh ke arah Mama. Beliau menggenggam ujung jilbabnya erat-erat, seolah berharap dokter akan melanjutkan kalimatnya dengan kabar yang berbeda.

Namun tidak.

"Kita harus mengganti obat kemoterapinya."

Hanya itu.

Sesederhana itu.

Dan dunia kami kembali runtuh.

Mama memberanikan diri bertanya.

"Tidak ada cara lain, Dok?"

Dokter menggeleng pelan.

"Untuk saat ini, belum ada."

Mama menunduk.

Ia takut melihatku kembali menahan rasa sakit yang sama.

Aku menggenggam tangannya.

"Ma..."

Mama menoleh.

"Aku mau kemo lagi, kok.”

Air matanya langsung jatuh.

"Mama nggak tega, melihatmu kesakitan lagi...”

Aku tersenyum, meski bibirku ikut bergetar.

Lihat selengkapnya