Blurb
Maria adalah seorang wanita tua yang hanya memiliki sunyi sebagai teman bicaranya. Di dalam rumah yang pengap, ia mengumpulkan boneka porselen untuk menggantikan sosok putrinya yang telah tiada. Boneka-boneka itu duduk rapi di meja makan seolah-olah mereka adalah tamu yang nyata.
"Kalian harus makan agar tidak kedinginan," bisik Maria sambil mengelus pipi mereka yang keras.
Namun kesunyian itu mulai menuntut sesuatu yang lebih berharga daripada sekadar teh atau kue kering. Lulu, boneka kesayangannya, mulai meminta bagian dari diri Maria untuk tetap terasa hidup. Maria yang didera rindu mulai kehilangan akal sehat dan rela mengiris kulit serta dagingnya sendiri demi memberi makan tamu-tamu kecil itu.
"Ibu, aku ingin hangatmu," suara itu menggema di kepala Maria setiap malam.
Ikuti perjalanan Maria dalam delapan ratus kepingan kisah yang menyayat hati dan mengerikan. Ini bukan sekadar cerita tentang hantu, melainkan tentang cinta yang berubah menjadi kegilaan yang mematikan. Pada akhirnya, perjamuan ini akan menyisakan sebuah meja makan berdarah dan kebenaran yang sangat menyedihkan.