Kotak tua itu telah tersimpan selama berpuluh puluh tahun di sudut yang paling gelap. Permukaan kayu jati itu tampak berselimut sarang laba laba yang tebal dan lengket.
Maria berdiri di hadapannya dengan napas yang terengah engah setelah mendaki tangga kayu. Jantungnya berdebar kencang saat tangannya menyentuh gembok besi yang sudah berkarat parah.
"Apakah kau merindukan rumahmu yang lama, Lulu?" tanya Maria sambil menarik paksa penutup peti.
Suara kayu yang berderit keras memecah kesunyian gudang yang pengap dan berdebu. Di dalam sana, tumpukan gaun bayi yang sudah menguning menutupi sebuah benda berbentuk lonjong.
Maria menyingkirkan kain kain lapuk itu dengan gerakan tangan yang sangat gemetar. Ia menemukan sepasang sepatu mungil yang terbuat dari kulit yang sudah mengeras dan pecah pecah.