Permainan Simulasi : Tanpa Ingatan

Princess Cindy
Chapter #3

#3 Anomali

Langit Distrik Timur membara, bukan oleh matahari, melainkan oleh pijaran amunisi. Suara dengingan Photic Stinger membelah udara, diikuti ledakan Luminous Bolts yang menghantam dinding-dinding beton. Di tengah hujan cahaya yang mematikan itu, Zarven berteriak parau.

​"Tahan posisi! Kita butuh pengisian daya!"

​Di saat prajurit lain merunduk ketakutan, seorang remaja bergerak dengan kelincahan yang mustahil. Kaivan. Ia berlari rendah, jemarinya yang tenang memunguti tabung-tabung energi musuh yang berserakan, panas, tidak stabil, dan siap meledak.

​"Kaivan, merunduk!" Zarven menjerit.

​Kaivan tidak berhenti. Ia menjatuhkan tumpukan tabung itu ke hadapan pamannya. Wajahnya tidak berkeringat karena takut, matanya jernih seolah badai laser di sekelilingnya hanyalah gangguan kecil.

​"Ini daya yang mereka buang, Paman. Gunakan untuk melindungi kita," ucap Kaivan datar. Ketenangannya di tengah maut itu terasa "asing", sebuah anomali yang membuat orang-orang di sekitarnya terdiam sesaat.

​Suatu sore, di pinggiran distrik, Kaivan berdiri mematung. Ia melihat sekelompok Virel sedang menimbun tanah di sebuah lubang kecil. Isak tangis bayi yang baru lahir tiba-tiba bungkam tertimbun tanah. Dan semua bayi itu jenis kelaminnya perempuan.

Lihat selengkapnya