PERNIKAHAN YANG DISAKSIKAN MALAIKAT MAUT

DK Sumirta
Chapter #7

DUA ORANG YANG SALING KEPAYANG

“No…! Saya bukan penganut feminism. Tapi saya suka prihatin ketika melihat budaya perempuan Indonesia yang perlahan bergeser..!”

“Contohnya..?”

“Banyak laki-laki yang menjadikan tulang rusuk itu menjadi tulang punggung atas nama ekonomi. Padahal banyak cara yang dapat dilakukan laki-laki untuk melindungi perempuannya.. asal dia mau berpikir lebih jeli “

“ Bukankah semua itu terjadi karena perempuannya yang memiliki keinginan lebih besar untuk menaklukan dunia secara materi? “

“ Tugas laki-laki sebagai pemimpin perempuan yang harus meredamnya. Disinilah dibutuhkan ketegasan seorang pemimpin. Bila perempuannya sudah tidak mau dipimpin laki-lakinya. Maka dengan kesadaran penuh, lelaki itu berhak mencari perempuan lain yang bersedia untuk dipimpin “

“ Jadi kamu sudah siap utuk menjadi jamaah? “

“ Tentu! Tidak ada yang saya khawatirkan untuk itu! “

Ervanthe tersenyum. Secara tidak langsung, Akasya telah memberikan sinyal-sinyal positif untuk kelangsungan hubungan mereka. Meski belum memiliki bekal yang berlebih, namun Ervanthe tidak ingin berlama-lama pacaran.

Walau baru dalam hitungan bulan dia mengenal Akasya, Ervanthe sudah menetapkan hatinya untuk membawa hubungan mereka ke pelaminan.

Belasan tahun Ervanthe tidak lagi merasakan hidup dalam keluarga yang utuh. Dia berharap akan kembali merasakan hangatnya sebuah keluarga lewat pernikahannya. Orang tua Akasya masih lengkap. Mereka akan menjadi ayah-ibunya juga. Cinta yang hilang itu ingin segera direngkuhnya kembali.

………

Hari ke empat mereka kembali ke Jakarta. Perjalanan touring ke Sawarna dan seputar Bayah membawa kenangan tersendiri buat Ervanthe dan Akasya. Tidak sia-sia mereka menghabisakan 8 jam diatas motor dari Karang Hawu menuju Sawarna.

Petualangan menaklukan pemandangan yang masih perawan merupakan kepuasan tersendiri. Pantai di Banten tidak melulu tentang Anyer dan Carita. Pantai Karang Taraje, Sawarna dan Tanjung Layar malah lebih indah. Di Karang Taraje misalnya, banyak peristiwa alam yang dapat dinikmati sejak terbit matahari hingga terbenam di barat dan malam menjelang.

Sejak pagi suguhan pulangnya hewan-hewan malam selepas mencari makan diikuti cahaya temaram matahari begitu mempesona mata. Hamparan karang sesekali terlihat di permukaan saat ombak kembali ke lautan.

Semakin siang, puncak-puncak karang akan semakin jelas terlihat. Mereka menyerupai undak-undakan seperti tangga. Di antara sela-sela karang banyak ikan laut kecil berseliweran berenang dengan damai.

Libur panjang kali ini memberikan bonus khusus untuk Ervanthe. Akhirnya dia bisa jadian dengan Akasya. Meskipun konsekuensinya mendapat boikot dari Bianca. Bahkan boikotnya berlangsung hingga kantor.

Suasana langsung tegang ketika ada meeting divisi. Setiap usulan Ervanthe selalu mendapat tentangan keras dari Bianca. Apalagi posisi Bianca sebagai senior seakan mendapat pembenaran dari staf lain.

Untungnya Akasya beda divisi dengan Ervanthe. Hingga dirinya tidak melihat bagaimana menegangkannya saat Ervanthe dibully Bianca.

Yang namanya ide cemerlang tentu tidak akan terhempas badai begitu saja. Asal diperjuangkan dengan sungguh-sungguh. Begitu pula dengan usulan Ervanthe tentang system pengamanan data preventif yang diajukannya ke rapat direksi.

Lihat selengkapnya