Hari ini Kak Kurnia sedang berhalangan untuk hadir menemani kami berlima disini. Dikarenakan ada klien yang tidak bisa ditinggalkan sepertinya. Jadi kami berlima hanya ditemani oleh Teh Pitri saja. Dia yang akan membantu dan menjaga kami hingga jam 3 dini hari.
Malam ini hari keenam kami memulai ritual misi pesugihan sate gagak, kebetulan aku hanya membawa 200 tusuk sate sate gagakku (dikarenakan persediaan burung gagak sedang menipis sekali pasokan dari Madam Yati), ya sudah apa pun yang terjadi kami berlima tetap berjualan seperti biasanya. Walau persediaan sate sate gagakku hanya sedikit, tidak lupa kami masih mempunyai kuah kuahan yang istimewa sebagai pendamping hidangan utamanya yaitu sate gagak ini. Begitu dupa dan rokok hitam ini dibakar, langsung tercium aroma mistis yang menyengat. Aku pun segera mengambil 100 tusuk sate gagakku untuk aku bakar dibara pangganganku ini. Berharap keberuntungan selalu menemaniku setiap harinya.
Sekilas terlihat pantulan sinar putih dari balik nisan tanpa nama itu. Aku pun langsung waspada, mataku kuarahkan kesegala ada apakah gerangan, makhluk ghaib apakah yang akan muncul hari ini. Bunyi gemerisik daun daun mulai makin terdengar santer ditelingaku, disertai suara suara tertawa panjang cekikikan yang datang dari balik nisan tanpa nama itu, wujud makhluk ghaib perempuan dengan rambut terurai panjang menyentuh kaki, baju putihnya tampak lusuh, kuku kukunya terlihat tajam tak terurus, makhluk itu tidak datang sendirian, dia ditemani oleh tujuh anak anaknya, dengan wujud yang tak kalah menyeramkan.
Wujud anak anaknya entah aku harus menyebut mereka seperti apa, mereka terlihat sekilas mirip seperti anak anak kecil namun jika dilihat dengan seksama, wujud ketujuh anak anak itu tampak sangat menyeramkan. Bayangkan saja, bagian tubuh mereka tidak ada yang lengkap semuanya. Ada yang matanya hanya satu, ada yang tangannya hanya satu, ada yang kakinya juga hanya satu. Yang paling menyeramkan, ada dari mereka yang bermuka polos. AKU HARUS KUAT DAN BERANI! kalau dipikir dari beberapa pelanggan kesatu, kedua, ketiga, keempat, dan pelanggan kelima ini yang keliatan menyeramkan sekali. Mereka melayang bersamaan satu sama lain, ketika makhluk ghaib yang perempuan sedang melayang diatas, begitu pula dengan ketujuh anak anaknya akan mengikuti si makhluk ghaib perempuan itu.