Tangisan Ibu Kunti semakin bertambah menyedihkan dan menyesakkan dada, dalamnya menusuk sampai kedalam hati kami semua yang berada disitu, sungguh pedih. Kami berlima dan Kak Damar pun ikut terenyuh akan kisah kehidupannya yang sangat tragis, tidak sepantasnya keluarga besarnya tega melakukan hal itu semua. Sangat biadab dan terkutuk perbuatan mereka semua!
Kak Damar mencoba berbicara dan menenangkannya. Apakah hal yang kamu inginkan untuk membantumu melupakan dendam darahmu yang hebat ini? Aku akan membantumu, agar kamu tidak lagi mengganggu kelima orang ini.
Dengan tatapan matanya yang merah menyala bagaikan darah, Ibu Kunti berteriak sambil menunjuk ke arahku, DIALAH YANG HARUS MENGAMBIL KEDELAPAN GUCI BERBAHAN TANAH LIAT ITU, GUCI YANG TELAH DITANAMKAN DIPEMAKAMAN KERAMAT MILIK DUKUN ITU. AKU TIDAK BISA MENGAMBILNYA, KARENA TELAH DIPAGARI OLEH PAGAR GHAIB. DAN KENAPA HARUS DIA, KARENA AKU TAHU, DIA ADALAH SALAH SATU KETURUNAN DARI KAKAKKU YANG BIADAB, YANG SUDAH SEHARUSNYA BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEMATIAN AKU DAN KETUJUH ANAK ANAKKU!
Mendengarnya, aku bagaikan disambar geledek saat itu juga. Semua orang langsung menatapku dengan tajam ke arahku. Aku pun seakan tersudutkan karena ucapan dari Ibu Kunti tersebut. Aku pun mencoba mencerna semua kilas balik dalam kehidupanku sendiri. Selama aku hidup tidak pernah sama sekali keluargaku terlihat hal hal seperti ini. Jangankan melakukan kejahatan, bersinggungan dengan hal hal ghaib pun belum pernah sebelumnya.
Aku pun mencoba berbicara kepada Ibu Kunti itu, dengan lantang aku bertanya, SIAPAKAH ORANG YANG KAU MAKSUDKAN YANG BERANI BERANINYA KAU TUDUHKAN KEPADAKU?! AKU BERANI BERSUMPAH, KALAU KELUARGAKU TIDAK SEPERTI YANG KAU TUDUHKAN ITU! APA BUKTINYA JIKA KAU BERANI MENYURUHKU UNTUK BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEMATIANMU DAN ANAK ANAKMU?!
Dengan suara paraunya Ibu Kunti kembali berkata, JANGAN KAMU LUPA ANAK MUDA, AKU TAHU NAMA KELUARGAMU SAMA DENGAN NAMA KELUARGAKU. DARI PERTAMA SEJAK MELIHATMU SAJA AKU SUDAH DAPAT MEMASTIKAN KALAU KAMU ADALAH KETURUNAN DARI KAKAKKU YANG BIADAB ITU! COBA KAMU INGAT PERNAHKAH KAMU MELIHAT SELENDANG MERAH SEPERTI INI? SELENDANG YANG SEHARUSNYA SELALU MENGHIASI TANGAN KAKEKMU?! MASIH MAU MENYANGKALKAH KAU ANAK MUDA!