Peta Rumah Yang Hilang

Fridolynus Sada
Chapter #23

Bab 23: Bayang-Bayang Musim Kering

Memasuki pertengahan tahun, musim kering yang panjang melanda wilayah pesisir barat. Udara terik berhembus membawa debu tipis dari bukit-bukit batu kapur, sementara kelembapan udara merosot drastis. Panas yang menyengat dari pagi hingga malam mulai berdampak buruk pada kondisi kesehatan Pak Hendra.


Lelaki tua itu makin mudah lelah. Tubuhnya yang kurus rentan kehilangan tenaga, dan periode pikunnya kini datang lebih sering. Sering kali beliau terbangun di tengah malam, berjalan linglung di lorong rumah sambil mencari alat-alat pertukangannya yang sebenarnya tersimpan rapi di bengkel.


Suatu sore, usai angin kering berembus kencang sepanjang hari, suhu tubuh Pak Hendra mendadak meninggi. Beliau tidak sanggup beranjak dari tempat tidurnya. Dalam tidurnya yang gelisah, Pak Hendra menggegapkan kata-kata yang sulit dimengerti, memanggil nama-nama rekan pertukangan masa mudanya yang telah puluhan tahun berpulang.


Lihat selengkapnya