Peta Rumah Yang Hilang

Fridolynus Sada
Chapter #25

Bab 25: Pasak Terakhir

Memasuki bulan kesembilan, pembangunan Balai Kerajinan Tenun Pesisir telah mencapai tahap akhir. Rangka kayu jati tua berdiri megah, memadukan struktur tahan gempa buatan Pak Hendra dengan efisiensi ruang modern rancangan Arka. Hari itu adalah momen pemasangan pasak ganda terakhir di tiang utama—simbol selesainya konstruksi fisik bangunan.


Pagi itu, kondisi Pak Hendra sangat tenang dan jernih. Beliau mengenakan kemeja kain kelabu kesayangannya dan topi seniman tua yang biasa dipakainya saat bekerja di bengkel. Dengan dipapah oleh Arka dan Kirana, Pak Hendra berjalan perlahan memasuki area balai tenun yang harum oleh aroma tatal kayu jati baru.


Di tengah ruangan, para pekerja, warga desa, dan Bayu sudah berkumpul. Tangga kayu dan tangga steger telah disiapkan di dekat tiang utama.


Arka mengambil pasak kayu sonokeling hitam yang telah dihaluskan. Ia menyerahkan palu kayu besar ke tangan ayahnya. "Pak, pasak terakhir ini milik Bapak. Kita kunci rumah ini sama-sama."


Lihat selengkapnya