Petak Kecil

Faldhy Dwi B.
Chapter #11

Berkemah #11

Aku dan Tommy berjalan dengan sangat percaya diri keluar dari rumah nenek Griselda menuju ke halaman tempat kami berkemah. Dikedua tangan kami pun dipenuhi dengan mainan yang akan kami bagikan pada anak-anak di pemukiman rumah. Waktu menunjukan pukul 5 sore dan kami telah berhasil menjalankan misi dari ka Bumi. Aku belum pernah merasa sebangga ini pada diriku sendiri.

Sesampainya dihalaman, kami langsung disambut dengan perasaan khawatir teman-teman kami. Semuanya bertanya mengenai apa yang telah terjadi didalam rumah nenek Griselda.

“Misi ini tidak ada apa-apanya buatku” sekarang Tommy bisa menyombongkan dirinya.

“kita baik-baik saja. Semuanya berjalan lancar” jawabku kepada semua pertanyaan yang diajukan teman-temanku.

Kami berdua langsung menghampiri ka Bumi terlebih dahulu dan melaporkan apa saja yang sudah terjadi. Disamping itu juga aku harus menyerahkan surat balasan yang dititipkan nenek Griselda.

“sudah berhasil?” tanya ka Bumi duluan.

“berhasil ka” jawabku sambil tersenyum

“haha, tidak semua yang kalian khawatirkan itu akan selalu menjadi kenyataan. Harus tetap bisa berfikir positif”

“iyah ka. Kami paham” aku sangat mengerti maksudnya ka Bumi. Ini semua bukan hanya persoalan permainan saja. Tapi ada banyak pesan dibalik semuanya itu.

Setelah kami menyelesaikan misinya, kami benar-benar mendapatkan poin yang melimpah dari ka Bumi. Kurasa aku akan menang diakhir kegiatan. Selanjutnya ka Bumi meminta semua anak untuk beristirahat, mandi dan membersihkan tenda sebelum kita akan sama-sama makan malam dan menyalakan api unggun.

Selama kita beristirahat, aku dan Tommy begitu bersemangat menceritakan semua yang terjadi di rumah nenek Griselda. Semua anak merasa tidak percaya, tapi itulah yang sesungguhnya terjadi.

Walaupun mereka tidak ikut denganku dan Tommy ke dalam rumah nenek Griselda, tetapi mereka ikut merasakan ketegangannya juga.

Lihat selengkapnya