Peter Mint ~The Secret of Black Lotus Spell~

R.J. Agathias
Chapter #3

Bab 01 - Kembali Pulang (Part 02)

Peter yang tadinya sedikit bersemangat kembali lesu. Luna hanya menyentuh bahu sahabatnya itu untuk mencoba menenangkan. Ada satu hal lagi yang Luna sembunyikan, sebuah kenyataan yang mungkin saja akan membuat semakin Peter merasa putus asa.

Peri berbakat dalam mantra sihir ini lebih memilih menyimpan kenyataan itu sendiri, entah sudah berapa banyak mantra yang digunakannya untuk melacak keberadaan Senna. Semua itu gagal.

“Luna, sudah berapa lama kau menyadari jika kemungkinan Senna terdampar ke tempat asing?”

“Soal itu ….” Luna membuang muka, sulit untuk menjawab pertanyaan tersebut.

“Kau sudah menyadari ini dari lama, kan? Iya, kan?” desak Peter seraya memegang kedua bahu Luna.

“Tapi itu hanya sebuah kesimpulan yang tidak berdasar. Kita tidak bisa menilai dari sesuatu yang aku sendiri pun belum yakin!” tutur Luna sambil menekan nada suaranya.

“Kalau memang keberadaan Senna mustahil untuk dilacak, mengapa kau menyembunyikan fakta itu dariku? Kenapa tidak jujur saja?” Peter mulai menghujani Luna dengan berbagai pertanyaan yang ada di benaknya.

Malam itu angin sedikit bertiup kencang, menampar pelan tubuh dua makhluk yang tengah bersitegang di gelapnya malam. Suasana mendadak senyap dalam beberapa detik, keduanya saling beradu pandang. Luna bingung harus berkata apa, Peter masih berusaha meyakinkan dirinya bahwa apa yang dipikirkannya berharap salah.

“Hentikan. Sebaiknya kita beristirahat malam ini. Pikiran kita sedang lelah, itu sebabnya kita ngelantur,” ucap Luna berusaha menghentikan perdebatan yang tidak ada artinya sama sekali.

Peter menghela napasnya dalam-dalam. Namun, ia setuju apa yang diucapkan Luna. Pikiran lelah malah membuat perdebatan yang harusnya mereka hindari.

Udara malam yang dingin mulai menusuk ke tulang, mereka berdua memutuskan kembali masuk ke dalam tenda dan memilih segera tidur. Berharap, besok akan menjadi awal yang lebih baik.

Peter bergumam, sedikit menyesal apa yang dilakukannya tadi terhadap Luna.

“Bahkan jika ia melakukannya, seharusnya aku bisa mengerti,” gumam Peter.

Peter hampir lupa kalau dirinya pun menyembunyikan sesuatu dari Luna. Bisikan dari Demyth yang mengatakan mengenai ketujuh batu Csered, benda misterius yang memiliki tujuh bentuk dan warna. Konon, benda itu mampu mengabulkan segala harapan dan keinginan, menurut legenda.

Tentang hal itu pun Peter tidak berani menceritakan karena ia belum yakin dengan semua itu. Sama persis seperti yang dilakukan oleh Luna, mereka impas. Ia pun segera memejamkan mata dan tertidur pulas.

Ketika matahari mulai terbit, mereka berdua segera kembali bersiap melakukan perjalanan dan meninggalkan padang bunga dandelion yang indah itu. Kali ini, mereka berjalan ke arah timur.

Dengan menelusuri jalur hutan kecil bernama Seramina, setelah melewati hutan tersebut mereka akan langsung memasuki wilayah perbatasan Lembah Bukit Hijau yang ada di sebelah timur.

“Menurut peta, setelah kita melewati hutan Seramina. Selanjutnya kita akan memasuki perbatasan. Kita akan segera pulang, Peter,” ujar Luna.

Lihat selengkapnya