Blurb
Caca merasa asing di rumah warisan ibunya sendiri. Sejak sang ibu tiada, kehadiran keluarga bibi justru menjadikannya "tamu" di rumahnya sendiri, terperangkap dalam kesepian yang menyesakkan.
Di sisi lain, ada Andra—seorang editor senior yang dingin dan perfeksionis. Ia hidup di rumah besar yang megah, namun kosong melompong. Ayahnya memilih hidup baru, dan ibunya pergi entah ke mana, meninggalkan Andra sendirian dengan trauma yang selalu muncul saat hujan turun.
Dua jiwa yang kesepian ini dipertemukan oleh takdir di tengah perbedaan yang kontras: Caca yang mencintai hujan, dan Andra yang ketakutan setengah mati saat langit mulai mendung.
Di rumah besar itu, bisakah mereka menemukan arti "pulang" yang sebenarnya, ataukah trauma dan kesepian tetap menjadi dinding yang memisahkan mereka?