Petrichor

Kal Q Fawzie
Chapter #31

Lawan Tanding

"Di rumah bosen. Jadi gua cari lawan tanding.” ucap Andra datar, tanpa basa-basi, sambil mengangkat tote bag yang berisi stik PS.


Bram terkekeh, membayangkan bagaimana reaksi Caca di dalam sana begitu melihat Andra datang di tengah momen makan siang ini.


"Masuk, Dra. Kebetulan lagi pada makan," kata Bram sambil menepuk pundak Andra dan membawanya langsung ke area ruang makan.


Begitu melangkah masuk, langkah Andra mendadak kaku. Matanya menangkap sosok Caca yang sedang duduk di sana. Suasana hangat yang tadinya riuh mendadak agak tersendat dengan kedatangan Andra yang membawa aura formal khas-nya.


Melihat kekakuan itu, Bram langsung mencairkan suasana. "Dra, lu harus tahu. Ini momen bersejarah rumah gua," ucap Bram dengan nada dramatis. "Anak angkat gua yang paling gede baru belajar masak, dan ini hasil karya pertamanya."


Caca yang duduk di pojokan meja makan langsung mendengus. Ia menatap Bram dengan malas. "Kita cuma beda empat tahun ya, Bram," sahut Caca ketus.

Lihat selengkapnya