Petrichor

Kal Q Fawzie
Chapter #44

Kenang-kenangan

Andra mencondongkan tubuh sedikit, memperhatikan reaksi Caca setelah suapan pertama. "Gimana?"


Caca menelan suapannya, lalu menatap Andra. "Asin dan… gurih. Tapi dagingnya empuk banget," jawabnya sambil coba merasakan makanannya.


"Kamu suka, Ca?"


"Lumayan, lah…" Caca kembali mengunyah dengan bibir tertutup rapat, “ Gua masih bisa nyesuain selera.”


Begitu pramusaji datang menghidangkan Wild Mushroom Soup, raut wajah Caca berubah. Ia mencicipi sedikit, lalu memakannya dengan sedikit lahap. "Nah, ini baru enak, Dra. Hangatnya pas, rasa jamurnya juga kerasa.”


Andra tersenyum tipis melihat perubahan ekspresi itu. "Makannya pelan-pelan. Santai aja, Ca."


Obrolan mereka terputus saat bayangan seseorang jatuh di meja mereka. Marsha berdiri di sana, menyapa para tamu dari meja lain sebelum akhirnya sampai di posisi mereka.


Bram, dari seberang meja, menyambutnya lebih dulu. "Kamu cantik banget malam ini, Mbak," ucapnya santai. Marsha tersenyum ramah membalas pujian itu.


Sesaat kemudian, tatapan Marsha beralih ke Andra. "Makasih ya, Dra, Bram, sudah datang."


Lihat selengkapnya