Petrichor

Kal Q Fawzie
Chapter #46

Di Balik Kaca

Pagi itu, Caca seperti dikejar waktu. Ia hampir tergelincir di teras rumahnya sendiri saat berusaha mengikat tali sepatu dengan asal-asalan. Begitu simpul itu terbentuk, ia menyambar tasnya dan bergegas menuju gerbang.


"Mbak, penghuni rumah ini?" suara seorang petugas pos menghentikan langkahnya.


Caca menoleh, napasnya sedikit memburu. Harusnya dia memanggil bibinya, tapi melihat jarum jam di ponselnya, ia menyerah. "Iya, saya. Ada apa ya, Mas?"


"Ada surat, Mbak. Tolong tanda tangan di sini."


Tanpa sempat membaca pengirimnya, Caca membubuhkan tanda tangan seadanya, menyumpal surat itu ke dalam tas, lalu berlari mengejar angkutan umum yang baru saja lewat.


Lihat selengkapnya