Petrichor

Kal Q Fawzie
Chapter #61

Tingkah sang Detektif

Setibanya di area bioskop mall, Caca dan Wina langsung melangkah menuju loket. Tanpa buang waktu, Caca maju ke depan dan bertanya kepada petugas, "Mbak, kursi yang di posisi tengah masih ada nggak?"


Petugas loket tersenyum ramah. "Kebetulan masih ada, Kak."


Caca langsung berseri-seri, merasa senang karena mendapatkan apa yang ia mau. Sementara itu, Wina yang berdiri di sampingnya menatap dengan kening berkerut, merasa ada yang ganjil.


"Tumben-tumbenan lu milih-milih posisi duduk, Ca. Biasanya juga asal comot," protes Wina heran.


Caca menoleh dengan gaya sok serius. "Kalau mau nonton karya yang kita suka itu, harus ditonton dari posisi terbaik, Win. Harus presisi," jawabnya mantap.


Wina sontak melongo, menatap sahabatnya dari atas sampai bawah dengan curiga. "Perasaan, barusan bukan kalimat lu deh yang keluar. Siapa yang lu bajak omongannya?"


Caca menatap Wina sejenak, lalu terkekeh pelan menyadari gelagatnya memang mirip seseorang.


Sepanjang film diputar di dalam bioskop, Wina terus memperhatikan tingkah Caca dari samping. Merasa penasaran, Wina akhirnya mendekatkan wajahnya dan berbisik pelan ke telinga Caca, "Lu tumben banget nggak se-bawel biasanya, Ca. Lagi kesambet apa sih?"


Caca menoleh sekilas, lalu menjawab dengan nada datar tapi tersenyum tipis, "Gua udah tumbuh kali, Win.”


Lihat selengkapnya